Untuk saat ini, jika kita membaca data-data tentang negara dengan tingkat budaya literasi tertinggi, pasti akan kita dapati bahwa Barat-lah yang menempati posisi teratas. Sedangkan negara mayoritas muslim berada di tingkat posisi terendah.

Padahal budaya literasi merupakan salah satu hal yang sangat mendasar dalam agama islam. Karena hal itulah yang menjadi parameter di mulainya suatu peradaban. Hal itu dapat kita perhatikan melalui analisis terhadap isi dari redaksi ayat pertama yang diturunkan kepada Rasulullah.

Syekh Muhammad Abduh, Reformis Islam mengatakan, "Aku pergi ke negara Barat dan aku melihat islam tanpa muslim. Sedangkan ketika berada di negara Arab, aku melihat muslim tanpa islam".

Kalimat ini seharusnya menjadi cambuk bagi kita untuk kembali menyadari bahwa selama ini, sebagai umat islam kita telah jauh dari nilai-nilai ataupun subtansi dari ajaran agama kita sendiri dan salah satunya adalah budaya literasi. Padahal ulama-ulama klasik yang namanya begitu fenomenal di kalangan penuntut ilmu saat ini adalah mereka yang rela berkorban untuk ilmu, bahkan melebihi pencapaian yang telah digapai oleh Barat saat ini.

Dengan melihat fakta lapangan saat ini, hampir rata-rata negara dengan tingkat budaya literasi yang tinggi adalah negara yang menjadi letak peradaban dunia. Karena itulah dikatakan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan merupakan salah satu syarat mutlak bagi kebangkitan islam. Jika seperti itu aturan mainnya, maka mulai sekarang ini kita harus berupaya keras meningkatkan budaya literasi demi terwujudnya kebangkitan dan peradaban islam di bumi Allah tercinta.

Bagi kalian yang selama ini merasa sangat malas untuk belajar dan membaca, tidak usah pusing. Karena saya punya buku yang recommended buat kalian. Segera miliki buku ini. Saya sangat yakin, sekali saja kalian membaca satu atau dua alinea untaian kalimat motivasi di dalamnya, gelora baca kalian pasti terasa membara sehingga memiliki semangat yang tinggi untuk terus belajar dan membaca.